Stimulasi pada anak umur 18-24 bulan

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

Stimulasi yang perlu dilanjutkan:

Dorong agar anak mau berlari, berjalan dengan berjinjit, bermain di air, menendang, melempar dan menangkap bola besar serta berjalan naik turun tangga

Melompat

Tunjukkan anak cara melompat dengan mengangkat kedua kakinya secara bersamaan, bukan dengan langkah lompat (satu kaki diangkat). Bila anak memerlukan bantuan, pegangi tangannya ketika melompat untuk pertama kalinya. Usahakan agar ia melompat di atas keset atau handuk, clan lain-lain.

Melatih keseimbangan tubuh

Ajari anak cara berdiri dengan satu kaki secara bergantian. la mungkin perlu berpegangan kepada anda atau kursi ketika ia melakukan untuk pertama kalinya. Usahakan agar anak menjadi terbiasa dan dapat berdiri dengan seimbang dalam waktu yang lebih lama setiap kali ia mengulangi permainan ini.

Mendorong mainan dengan kaki.

Biarkan anak mencoba mainan yang perlu didorong dengan kakinya agar mainan itudapat bergerak maju.

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

Stimulasi yang perlu dilanjutkan

Mengenal berbagai ukuran dan bentuk

Buat lubang-lubang dengan ukuran dan bentuk yang berbeda pada.sebuah tutup kotak/kardus. Bed anak mainan/bendabenda yang bisa dimasukkan lewat lubang-lubang itu.

Permain puzzle

Bed anak permainan puzzle sederhana, yang hanya terdiri dari 2-3 potong Baja. Puzzle sernacarn itu clapat dibeli atau dibuat sendiri dari sepotong karton yang diberi gambar, kemudian dipotongpotong menjadi 2 atau 3 bagian.

Menggambar wajah atau bentuk

Tunjukkan kepada anak cara menggambar bentuk-bentuk seperti: garis, bulatan, dan lain-lainnya. Pakai spidol, crayon dan lain-lain. Ajarkan jugs cara menggambar wajah.

Membuat berbagai bentuk dari adonan kue/lilin mainan.

Beri anak adonan kue (apabila anda membuat kue) atau lilin yang bisa dibentuk. Ajari bagaimana cara membuat berbagai bentuk.

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

Stimulasi yang perlu dilanjutkan:

  • Bernyanyi, bercerita dan membaca sajak-sajak untuk anak. Ajak agar ia mau ikut serta.
  • Bicara banyak-banyak kepada anak, gunakan kalimat-kalimat pendek, jelas dan mudah ditiru anak. Setiap hari, anak dibacakan buku.
  • Dorong agar anak anda mau menceritakan hal-hal yang dikerjakan dan dilihatnya.

Melihat acara televisi

Biarkan anak melihat acara anak-anak di televisi. Dampingi anak dan bicara-kan apa yang dilihatnya. Pilih acara yang bermutu dan sesuai dengan perkembangan anak dan batasi agar anak melihat televisi tidak lebih dari I jam sehari.

Mengerjakan perintah sederhana

Mulai membed perintah kepada anak. Tolong bawakan kaus kaki merah”, ATAU “Letakkan cangkirmu di meja”. Kalau perlu tunjukkan kepada anak anda cara mengerjakan perintah tadi, gunakan katakata yang sederhana.

Bercerita tentang apa yang dilihatnya

Perlihatkan sering-sering buku dan majalah bergambar kepada anak. Usahakan agar anak mau mencerita-kan apa yang dilihatnya.

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

Stimulasi yang perlu dilanjutkan:

  • Ajak anak mengunjungi tempat bermain, kebun binatang, lapangan terbang, museum, dan lain-lain.
  • Bujuk dan tenangkan anak ketika rewel.
  • Usahakan agar anak mau melepas pakaiannya sendiri (tanpa harus dibantu), membereskan mainannya dan membantu kegiatan rumah tangga yang ringan.
  • Ajari ia makan sendiri dengan memakai sendok dan garpu, dan ajak ia makan bersama keluarga.

Mengancingkan kancing baju.

Bed anak pakaian atau mainan yang mempunyai bush kancing/kancing tarik. Ajari anak cara mengancingkan kancing tersebut.

Perminan yang memerlukan interaksi dengan teman bermain

Usahakan agar anak bermain dengan teman sebaya misalnya bermain petak umpet. Dengan bermain seperti ini, anak akan belajar bagaimana mengikuti aturan permainan dan giliran bermain dengan teman-temannya.

Membuat rumah-rumahan.

Ajak anak membuat rumah-rumahan dari kotak besar/ kardus. Potong kardus itu untuk membuat jendela dan pintu rumah.

Berpakaian

Biarkan anak memakai pakaiannya sendiri sejauh yang dapat dilakukannya. Setelah belajar lebih banyak mengenai hat ini, berangsur-angsur ia akan mau melakukan sendiri tanpa bantuan anda.

Memisahkan diri dengan anak.

Mints tetangga/kerabat mengawasi anak ketilka anda pergi meninggalkan anak. Mula-mula pergi sebentar Baja. Dengan cara ini, anak akan mengedi bahwa anda akan selatu kembali kepadanya.

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

Advertisements

14 thoughts on “Stimulasi pada anak umur 18-24 bulan

    • Terimakasih .. syukurlah kalo bisa membantu menambah wawasan. Anak yang distimulasi optimal oleh orangtuanya terbukti secara signifikan lebih cerdas dan gesit dari anak lain.
      Saya berarti udah utang ke-2 orang nih untuk menuntaskan pengukuran di atas usia 12 bulan. Kebetulan baru saja bisa menikmati libur dari kesibukan di pkm. Anaknya mas Arya berarti perlu di lihat KPSPnya untuk umur 15, 18, 21 dan 24. Saya usahakan secepatnya mengadakan alat bantu untuk orangtua ini.
      Salam. 😀

  1. anak saya umur 21 bulan,tapi belum bisa jalan sendiri,takut,pernah jatuh dan kesleo lalu gak mau jalan lagi cuma minta dititah-titah aja,kalau bicaranya sudah banyak,sudah bisa melafalskan hurus s segala,misal susu,es,mas dll,gimana ya umur segitu belum jalan sendiri,normal nggak ya,terima kasih

  2. Siang dok, anak saya hari ini 21bln 18hr, sampai hari ini tantrumnya masih sangat tinggi, kalau ia meminta sesuatu telat diberi atau berkali coba membuka tas tetapi tidak bisa dia akan selalu menangis keras atau marah2, kadang kalau kesal sekali suka ingin menghentakan kepalanya. Dan juga di mudah memukul, terutama kalau ada temannya bermain dan memegang atau ingin meminjam mainannya, kl ga cepat2 dicegah pasti refleknya langsung memukul dan melindungi mainannya.
    Stimulasi apa yang bisa mengurangi emosinya ini ya dok?

    • Perhatian khusus memang diperlukan untuk anak dengan tantrum. Stimulasi yg diberikan di blog ini adalah untuk aspek Gerak Kasar, Gerak Halus, Bicara Bahasa dan Sosialisasi dan Kemandirian. Tentu saja anak dengan tantrum punya kebutuhan lebih diperhatikan. Biasanya memang muncul pada usia 2-4 tahun. Dan kebanyakan berasal dari perasaan diabaikan. Coba lebih ‘menemani’ bukan melayani. Selanjutnya mungkin bisa mendapatkan arahan lebih dari psikolog anak yang berpraktek. Demikian.

  3. sore dok…
    anak saya 22bln sekarang,tp kemampuan bicaranya masih sangat kurang. Klo dari hasil KPSP untuk usia 21 bulan dia lolos smua ( smua hasilnya YA ). Apa harus saya bawa terapi ke klinik tumbuh kembang ? stimulasi apalagi yang bisa saya lakukan?
    Terima kasih atas jawabannya.

    • Untuk sementara sih belum perlu. Lakukan stimulasinya 18-24 bulan di atas dan pantau lagi di usia 24 bulan. Saran tambahan mungkin bisa mencari buku-buku dengan tema stimulasi bicara di toko-toko buku dan dilakukan. Sebaik2 stimulasi adalah yang dilakukan oleh kedua orangtuanya sendiri.

  4. Siang dok,,
    anak saya laki-laki umur 20 bln, dengan berat 9,9 kg dan tinggi badan 76 cm. sudah dapat berjalan tetapi kesulitan untuk berbicara,, dia hanya bisa menirukan kata di belakang,dan jarang berinisiatif untuk berbicara sendiri. Dalam hal meminta sesuatu, dia lebih banyak menggunakan bahasa isyarat, tetapi dia sudah bs merespon kata-kata yang saya perintahkan kepadanya.
    Waktu umur 18 bln saya pernah mendatangi dokter tumbuh kembang, tapi kata beliau anak saya kecil daripada umurnya (wkt periksa tinggi badan 74 cm dan berat 8,8 kg) dan dia hanya menyarankan untuk memenuhi pertumbuhan fisik terlebih dahulu, karena katanya perkembangan akan mengikuti pertumbuhan fisik.
    Yang mau saya tanyakan dok :
    1. Apakah sudah normal BB dan tinggi anak saya untuk usia 20 bln?
    2. Stimulasi seperti apa yang harus saya lakukan karena setiap kali saya mengajarkan dia berbicara dia spt tidak mau untuk mendengarkan dan setiap meminta sesuatu apabila kita tidak mengerti dan tidak sesuai maksudnya dia akan nangis dan marah?
    3. Masih perlukah saya konsultasi ke dokter tumbuh kembang,, adakah rekomendasi klinik tumbuh kembang dan dokter yang baik di wilayah kota Semarang.
    Terimakasih

    • Salam, bu Sari
      Memang anak ibu untuk umurnya sekarang terhitung pendek (zscore TB/U -2,50). Tapi untuk BBnya sudah mencukupi. Apakah bapak dan ibu memang ada yang postur tubuhnya kecil? Kalau tidak ada kemungkinan asalnya dari kekurangan energi pada saat bayi. Ini harus melihat riwayat pertumbuhan berat badannya.
      Untuk perkembangan fungsi pendengaran dan wicara bisa dilihat di Tahapan Umum Perkembangan Bicara pada Anak.
      Untuk selanjutnya saya minta anak dikonsultasikan dengan dokter spesialis THT, kalo di Semarang, mungkin sebaiknya mencari Rumah Sakit Dr. Kariadi. Bila RS yang digunakan untuk pendidikan biasanya cukup lengkap sarananya.

  5. Pingback: Berjalan Versus Bicara | Naya's Room

  6. Selamat siang dok..
    Anak Saya umur 18bln masih sulit bicaranya…baru bisa papa mama…itu normal ngk ya dok? pdhal udah dirangsang terus tiap hari…trimakasih tanggapannya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s