Bimbing Si Kecil untuk Mengenal Musik

1117344p

Musik memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan otak anak. Beberapa tahun lalu, Sciencedaily.com melansir berita, bahwa para peneliti yang bertempat di Kanada menemukan bukti bahwa kecerdasan anak yang belajar musik lebih berkembang ketimbang yang tidak. Penemuan yang tercatat dalam jurnal Brain ini menyatakan bahwa otak anak yang melatih kemampuan bermusik dapat merespons musik dengan cara yang berbeda ketimbang yang tak berlatih. Terlebih lagi, anak yang berlatih musik juga memiliki kapasitas memori lebih baik.

Beberapa waktu lalu, di acara Enfa A+ Adventure di Taman Anggrek, Addie MS, musisi dan konduktor, mengatakan bahwa orangtua memiliki peran penting dalam memberikan stimulasi musik kepada si kecil. Bermain musik, misalnya, merupakan stimulasi yang sangat sederhana dan bisa dilakukan setiap hari di rumah. Misal, menyanyi bersama anak agar anak mengenal nada dan berlatih berekspresi melalui lagu. Atau, membiarkan anak memainkan berbagai alat rumah tangga untuk menciptakan nada dan irama, seperti mengetuk panci, meja, atau galon. Walau terlihat sepele, tapi hal-hal semacam ini bisa menjadi sebuah stimulus untuk anak.

Menurut Addie, ada beberapa hal penting dalam membimbing anak bermain musik, antara lain;

  • Proses belajar harus dilakukan dalam kondisi yang nyaman dan gembira. Jangan dipaksa untuk berlatih. Percuma berlatih jika si anak tidak senang atau tidak memiliki minat.
  • Beri anak kebebasan untuk mengeksplorasi bunyi dari instrumen musik atau apa pun, asal tidak mengganggu lingkungan.
  • Orangtua perlu menyadari, bahwa keberhasilan sering hadir dalam langkah kecil, bukan dalam langkah besar. Jadi, biarkan si anak belajar setahap demi setahap. Ia tak perlu serta-merta langsung bisa membaca partitur dalam 1 kali latihan.
  • Saat anak memainkan nada sumbang, terus dukung ia. Jangan mempermalukannya dengan mengkritik di depan orang lain.
  • Ajak anak bernyanyi mengikuti lagu yang sedang diputar, atau mengikuti iramanya bahkan dengan menepuk tangan sesuai irama.
  • Buatkan konser kecil di rumah, bahkan jika anak hanya memainkan 1-2 lagu saja. Dalam “konser” ini, anak bisa memainkan instrumen musik, seperti piano, gitar, atau bertepuk tangan berirama atau bernyanyi bersama rekaman musik yang dimainkan (sing-along).

Berikut adalah beberapa rekomendasi musik untuk anak balita, yang kegiatan utamanya adalah bermain dan istirahat (sebelum tidur).

Bermain:

  • Trumpet Concerto in Eb Major (Haydn), [video][MP3]
  • Sonata for Two Pianos in D Major (W.A. Mozart), [video][MP3]
  • Violin Concerto no. 3 (W.A. Mozart), [video][MP3]
  • The Arrival of the Queen Sheba (Handel), [video][MP3]
  • Spring (The Four Seasons) (Vivaldi), [video]
  • Eine Kleine Nachtmusik (Mozart), [video]
  • Ah, vous dirai-je, Maman (Twinkle Twinkle Little Star) (W.A. Mozart), [video]
  • Syncopated Clock (Leroy Anderson), Golliwog’s Cakewalk (Debussy). [video]

Istirahat:

  • Canon in D (Pachelbel), [video]
  • Lullaby (Brahms), [video]
  • Claire de Lune (Debussy), [video]
  • Piano Concerto no. 5 (2nd movement) (L.V. Beethoven), [video]
  • Concerto for Flute and Harp (W.A. Mozart), [video]
  • Air on G String (J.S. Bach), Traumerei (Schumann), [video]
  • Meditation (Massenet), Greensleves (V. Williams). [video]

[Kompas.com]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s