Menyiasati Anak ‘Picky Eater’

1756475pAnak Anda sulit makan? Jangan dianggap sepele. Jika berat tubuhnya tidak bertambah sesuai batas rata-rata anak seusianya, orangtua tak perlu terlalu khawatir, namun tetap harus diperkenalkan dengan gizi seimbang. Namun, bila nafsu makan anak menurun, harus dicari tahu penyebabnya. Apakah karena ada masalah pada pencernaan, atau hal lainnya.

Problema makan pada anak bisa berakibat buruk pada tumbuh kembangnya. Sedikitnya makanan yang masuk ke dalam perutnya bisa menjadi indikasi bahwa anak berpeluang menderita kurang gizi. Indikator status kurang gizi dicerminkan oleh berat badan atau tinggi badan di bawah standar.

Bisa disiasati
Jika kebiasaan anak memilih makanan bukan karena masalah penyakit, yang paling mudah adalah dengan mengevaluasi menu yang dibuat untuk anak, jangan memasak yang itu-itu saja, variasikan menu makanan untuk anak, cari resep-resep dari buku-buku, koran, majalah, dan internet. Orangtua harus turun tangan mencoba sendiri resep-resep tersebut.

Orangtua seharusnya menyediakan makanan yang mengandung energi, karbohidrat, lemak, dan protein, serta vitamin. Tanpa vitamin, maknaan yang diasup tidak akan optimal diubah menjadi energi. Seluruh faktor ini diperlukan untuk pembentukan otot, tulang, sel-sel organ, serta membantu penghantaran informasi di otak.
Kalsium dan protein merupakan zat gizi kunci untuk pertumbuhan fisik anak karena sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan otot. Protein juga dibutuhkan untuk perkembangan fungsi otak sehingga dapat meningkatkan fungsi kognitif anak.

Picky eater sendiri sebetulnya bisa disiasati. Kuncinya ada pada orangtua dan pengasuh anak. Misalnya, sejak anak berusia 6 bulan, orangtua atau pengasuh anak mulai memberikan makanan padat. Nah, masa perkenalan ini harus terus-menerus dicoba dan dilakukan. Jangan misalnya baru sekali anak menolak makan sayur, terus tidak dicoba lagi. Bisa jadi, pada upaya yang kelima, baru anak mau makan sayur. Orangtua juga harus kreatif mencari pengganti dari jenis makanan yang tidak disukai anak. Pola makan seimbang mengharuskan adanya karbohidrat, protein, lemak, ditambah sayuran dan buah. Kalau anak tidak mau makan nasi, bisa diganti dengan roti, kentang, atau pasta. Itu untuk karbohidratnya.

Atau kalau anak enggak suka ikan, bisa diganti daging dan sebagainya. Siasati juga penyajian makanan untuk si kecil. Misalnya, membuat sendiri bakso, kemudian di dalamnya dimasukkan wortel atau brokoli yang sudah dihancurkan dengan blender.

Perhatikan pula jam makan anak, jangan memberikan susu atau selingan makanan yang manis-manis mendekati waktu makan. Buat jadwal yang teratur dari pagi menjelang tidur, dengan antara 2-3 jam. Jangan memaksa anak untuk menghabiskan makanannya. Mungkin dia sudah merasa kenyang. Jangan lupa, jadikan waktu makan sebagai hal yang menyenangkan serta selalu memberikan contoh pola makan yang baik.

[Kompas.com]

One thought on “Menyiasati Anak ‘Picky Eater’

  1. Dokter,, anak sy salman laki2 lahir 20 mei 2010,usia bulan mei ini 2 tahun. Anak saya sangat susah makan sekali,sepertinya tidak berselra makan dan tidak ada nafsu makan sama sekali. Sampai usia 18 bulan anak saya minum ASI, sejak MPASI usia 6 bulan sampai usia 8 bulan pemberian MPASI masi lancar. Usia 8 bulan anak sy sempat masuk ICU,karna pneumonia. Sejak itu anak sy tdk mau makan sm sekali,jangankan untuk makan berat,wafer2. Atau biskuit saja tidak mau. Jadi smpai usia 18 bulan hanya ASI saja. Usia 18 bln stop ASI,karna disarankan dokter ahli gizi nya,,ganti sufor. Sejak minum sufor anak sy mulai mau makan biskuit,roti dan makanan lainnya,sempat mau makan nasi juga,tapi bisa terhitung. Yg pasti sampai usia memasuki 2 thn ini anak sy sangat sulit makan,meski suda bervariasi. Dan yg paling saya hawatir berat badan anak sy tidak ada kenaikkan. Usia mau 2 tahun BB nya masi 8kg tinggi badan 78cm. Memang anaknya aktif sekali. Mohon petunjuknya. Trimakasih dok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s